Pages

Monday, March 12, 2012

Book Service Delivery @kemenkeulib dan Resensi


Akhir-akhir ini lagi suka berbagi bahan bacaan di blog ini. Sebagai lanjutan dari aktivitas minjam buku di perpus yang kemudian dibaca. Belakangan ini makin intens berkunjung ke perpustakaan Kementrian Keuangan secara online tentunya untuk mengakses berbagai sumber yang sangat-sangat bagus baik Online Buletin, Hard Book maupun koleksi Ebook nya yang lengkap.
Perpustakaan Kementrian Keuangan online dapat diakses di http://www.perpustakaan.depkeu.go.id/ dan @kemenkeulib. buat saya Perpus ini kreatif dan sangat inovatif. Mulai dari tata ruang di lokasi berada sampai dengan jumlah koleksi yang dimiliki. Terkahir ada sebuah layanan yang disebut Book Service Delivery (BSD).
Mengutip ruang lingkup layanan BSD dalam FanPage FB, dapat disebutkan sebagai berikut:
“Layanan ini untuk menanggapi kesibukan dari stakeholders Perpustakaan Kementerian Keuangan yang tidak dapat datang langsung ke Perpustakaan untuk meminjam atau mengembalikan buku. Selain itu, layanan ini juga dapat dimanfaatkan apabila stakeholders ingin menghibahkan buku koleksi pribadinya menjadi koleksi Perpustakaan Kementerian Keuangan.

Sunday, March 11, 2012

99 Cahaya di Langit Eropa

Ada 3 hal menarik ketika membaca Novel “99 Cahaya di Langit Eropa” karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra ini:
          Pertama, Novel ini berisi Live Report Travelling
Selalu menyenangkan membaca laporan perjalanan, apalagi novel ini ditulis dengan gaya bahasa ‘jurnalis betulan’.  Seolah-olah merasakan apa yang dirasakan oleh penulis.
        Kedua, bersinggungan dengan Sejarah
Poin utamanya justru ada disini. Bagi penyuka sejarah, novel ini sayang untuk dilewatkan. Informasi-informasi baru atau merevisi informasi lama (seperti yang saya rasakan) amat menarik untuk disimak. Temanya mengenai sejarah islam di eropa dengan sudut pandang berbeda.
Membaca novel ini menjadi sedikit lebih tau mengenai daerah terakhir penyebaran islam di Eropa, Wina! Kota-kota masa lalu islam, Cordoba, Grenada dll.

Monday, March 05, 2012

Mohammad Natsir Dalam Sejarah Politik Indonesia



Buku yang sayang untuk dilewatkan!
Bagi anda pecinta sejarah indonesia, khususnya penyuka tokoh-tokoh Nasionalis islam, sangat rugi untuk melewatkan sosok yang satu ini, Mohammad Natsir. Seorang sosok pahlawan yang sesungguhnya. Konseptor sekaligus praktisi perjuangan sebelum, semasa serta pasca kemerdekaan.
Sosoknya tertutup oleh sejarah, begitu  saya menyebut tokoh ini, kurang lebih sama dengan banyak tokoh-tokoh lain yang peran dalam sejarahnya hampir dilupakan atau sengaja dilupakan. Peran Natsir sangat krusial dalam mengembalikan indonesia sebagai negara kesatuan secara konstitusi pada saat negara-negara federasi di indoensia berdiri.
Penulis cukup telaten dalam mendeskripsikan peristiwa-peristiwa dalam sejarah perjalanan Natsir. Beberapa hal kecil yang cukup “berasa” disampaikan dengan sederhana dalam buku ini.

Sunday, January 29, 2012

NII sampai JI

Sebuah buku yang menarik.

Sampai 2 kali buku ini dibaca walaupun pada kesempatan kedua hanya membaca pada bagian-bagian tertentu saja.

Sebelumnya saya tidak pernah tau mengenai gerakan DI/TII apalagi sampai JI, hanya penggalan-penggalan informasi via TV atau media online.

Dengan membaca buku ini banyak informasi baru yang say aketahui. Mengenai Hasan Tiro dan GAM misalnya, muasalnya sedikit disinggung dalam buku ini. Cerita mengenai Abu Bakar Baasyir yang beberapa tahun belakangan pemberitaannya sangat intens di media, atau mengenai motivasi serta bagaimana teroris berkegiatan di Indonesia, semuanya dipaparkan dalam buku ini.

Sunday, August 14, 2011

Mengenang Romadhon Kita

Tulisan ini saya catut dari kreativitas rekan Genblue, nick name nya Ade Donk. Tulisan-tulisannya slalu menarik inspiratif. maklum doi salah satu penikmat sastra. banyak tulisan yang telah ditelurkan hanya saja belum ada media yang pas untuk publikasinya. pada kesempatan ini saya mengutip tulisan-tulisan yang diperuntukan untuk warga Genblue. Buat saya tulisan ini adalah souvenir dari teman untuk seorang teman.

Jika menurutmu, matahari menandai lahirnya suatu hari, dengan yakin aku menamai saat -pukul tiga dini hari- ini sebagai janin. Saat, ketika pada bulan yang lain kita masih sibuk mengemas mimpi-mimpi yang tak pernah selesai, dan matahari sedang berada di belahan dunia yang lain. Dunia yang diam-diam kita idamkan dengan sedikit kepolosan, ketololan barangkali. Namun, Kau boleh menyebutnya embrio. Aku tidak. Aku tidak suka huruf ‘r’. Mungkin juga menurutmu masih berupa morula yg terus bergerak, lantas membelah diri hingga menjelma blastosit yang menempel di keheningan dinding rahim. Ya, di situ, di rahim ibu, dulu sekali, (masing-masing) kita dan sunyi pernah begitu akrab layaknya saudara sesusuan. Di situlah kali pertama sel telur yang telah di buahi rehat setelah perjalanan panjang melintasi falopi. Malam.

Tuesday, August 09, 2011

Penerapan IT Service Management (ITSM) di Pusintek Kemenkeu

Latar Belakang

Mengingat dinamika organisasi dan teknologi yang sedemikan pesat dan meningkatnya harapan pengguna akan layanan TIK yang handal serta semangat untuk meningkatkan kualitas layanan TIK yang lebih baik kepada pengguna, maka Pusintek sebagai penyelenggara layanan TIK Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mulai memperhatikan proses pengelolaan layanan yang baik. Perangkat yang telah dimiliki saat ini telah memadai untuk menyelenggarakan layanan yang diharapkan, akan tetapi kecanggihan perangkat tidak selalu mampu menjawab tantangan dan kebutuhan organisasi secara umum. Untuk itu diperlukan perangkat kebijakan, kerangka kerja, prosedur dan instruksi kerja yang memadai baik dari sisi ruang lingkup maupun kedalaman informasinya.

Monday, August 08, 2011

Report Hasil Survei Lokasi Reuni (Villa Sopo Aek Sulum)

Tulisan ini saya catut dari kreativitas rekan Genblue, nick name nya Ade Donk. Tulisan-tulisannya slalu menarik inspiratif. maklum doi salah satu penikmat sastra. banyak tulisan yang telah ditelurkan hanya saja belum ada media yang pas untuk publikasinya. pada kesempatan ini saya mengutip tulisan-tulisan yang diperuntukan untuk warga Genblue. Buat saya tulisan ini adalah souvenir dari teman untuk seorang teman.

Rekan-rekan yg di darahnya mengalir semangat Gen's Blue....

Hari Minggu pagi kemaren kami, si gw, umar, dan sang pengusaha sukses kita (Gigin Bango, yg gosipnya akan menanggung sebagian besar dana Reuni nanti, hehehe- amin atuh barudak :D ) telah melakukan survei lokasi Villa bwt acara tanggal 6 s.d. 7 bulan depan, dengan maksud untuk mengetahui detail kapasitas tempat kita bertemu kangen.

Pra Reuni 2012

Tulisan ini saya catut dari kreativitas rekan Genblue, nick name nya Ade Donk. Tulisan-tulisannya slalu menarik inspiratif. maklum doi salah satu penikmat sastra. banyak tulisan yang telah ditelurkan hanya saja belum ada media yang pas untuk publikasinya. pada kesempatan ini saya mengutip tulisan-tulisan yang diperuntukan untuk warga Genblue. Buat saya tulisan ini adalah souvenir dari teman untuk seorang teman.

Assalamu'alaikum Ikhwan fillah

Teu karaos ning baraya tos pertengahan taun 2011, sakedap deui gentos taun 2012, masih pada emut hasil reuni terakhir di villa Sopo Aek Sullum Pasir Angin puncak awal Februari taun kalangkung?

Buka 'bukaan' bareng Gensblue

Tulisan ini saya catut dari kreativitas rekan Genblue, nick name nya Ade Donk. Tulisan-tulisannya slalu menarik inspiratif. maklum doi salah satu penikmat sastra. banyak tulisan yang telah ditelurkan hanya saja belum ada media yang pas untuk publikasinya. pada kesempatan ini saya mengutip tulisan-tulisan yang diperuntukan untuk warga Genblue. buat saya tulisan ini adalah souvenir dari teman untuk teman.

Euforia....
Betul, itu kesan yg dicitrakan dari istilah 'buka bersama' yg menjadi tren di bulan Romadhon, yg bagi kebanyakan orang, sekedar untuk menunjukkan eksistensi diri dalam berbagai komunitas. Demi meraih predikat sebagai makhluk komunal, gaul, peduli dan ngeksis habeeessss. Bagaimana tidak, Sahru Shiyam, yg semestinya menjadi bulan pembinaan ruhiyah, menjadi hilang kesakralannya dalam deretan piring2 jamuan di meja makan (yang sering menyisakan sampah mahal) dengan kesah 'wah'- yg tidak biasa, nafas yg semestinya menjadi alunan tasbih tak jarang menjadi ketawa-ketiwi yg mubazir, shalat Magrib dilaksanakan tergesa dan nyaris terlambat, panti asuhan, panti jompo dan lembaga sosial lain menjadi komoditas pelampiasan syahwat riya, para eksistensialis.
Begitu menurut gw yang galau. Dulu.

Sunday, August 07, 2011

Syair Keadaan

Syair menarik berikut Saya kutip dari buku Api dilawan Air: Sosok dan Pemikiran Munir, halaman 40. Hal menarik bukan saja dari isi syair tersebut melainkan dari si Pengarang. Widji Thukul, Seorang penyair dari Solo, peraih penghargaan Wertheim Encourage Award (1991) dan peraih Yap Thiam Hien Award (2002). April tahun 2000, Widji Thukul dilaporkan hilang oleh istrinya ke Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Tuesday, July 26, 2011

Slalu ada ucapan Selamat buat Mu

Saat membaca postingan ini berarti, ucapan selamat hari lahir buat mu telah tersampaikan. Rasanya menyenangkan mendengar kabar, sudah berusia sekian, sudah berkeluarga, Insya Allah segera dianugerahi momongan, memiliki keluarga yang menyenangkan, memiliki pekerjaan tetap yang juga menyenangkan. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Limpahan nikmat, rizki sudah seyogianya disyukuri, bukankah Allah telah berjanji bahwa siapa yang bersyukur atas nikmat Nya, maka nikmat nya akan ditambah?
Menjadi sesuatu yang umum dan sudah diketahui oleh kebanyakanorang mengenai nikmat dan syukur, hanya saja pada pelaksanaanya yang masih jauh dari kata sesuai.
Harapannya adalah agar Kmu tetap menjadi apa-apa sesuai idealisme mu, namun tetap memperhatikan saran serta masukan orang-orang disekitarmu. Menyuskuri yang sudah ada dan berbagi dengan yang lain.

Smoga Allah slalu melimpahkan kebahagiaan serta kemampuan untuk slalu menyuskuri segala nikmat Nya.
Selamat hari lahir, dan Insya Allah selalu bahagia.

Monday, July 25, 2011

Menjumpai Ramadhan



Marhaban ya Ramadhan...
Lebih kurang seminggu ini akan datang tamu agung, bulan yang penuh berkah, rahmat, ampunan serta selaksa kebaikan di dalamnya.
Ramadhan akan menghampiri kita, mendatangi kita seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pertanyaannya, akankah kita bertemu dengan Ramadhan minggu depan?
Atau Andaikata Allah masih bermurah hati pada kita untuk bersua dengan Agung nya Ramadhan seminggu di depan, akankah kita mau menemuinya?
Masihkah kita mengunci pintu-pintu jendela dan rumah kita atas kedatangannya? Atau menutup mata serta telinga atas panggilan serta seruannya kepada kita?
Maafkan Kami yang senantiasa cuek dan acuh terhadap Ramadhan Mu ya Allah.
Sungguh tak akan berkurang keagungan serta ke-Maha Kuasaan Mu andai tak ada manusia yang mau berjumpa dengan Ramadhan Mu esok.
Sudah sepatutnya Kita bergembira dengan kehadiran Ramadhan, bersuka cita dengan rahmah yang diturunkan di tiap detiknya ramadhan. Bersuka cita dengan dengan ampunan yang mampu mengangkat dosa disepanjang Ramadhan, janji dijauhkan dari jilatan neraka di tiap hembusan Ramadhan.
Ampuni kami ya Rabb, kepala Kami masih dipenuhi dengan hal-hal tersier diluar substansi Ramadhan Mu. Seharusnya kami malu karena Kami gembira akan datangnya Ramadhan, gembira karena setelahnya kami akan mudik ke kampung halaman Kami, karena Kami akan menyaksikan tayangan-tayangan religi di layar televisi Kami, karena Kami akan bersibuk ria dengan persiapan-persiapan menarik jelang lebaran.
Oh Ramadhan, Kami malu karena dari tahun ketahun tidak banyak hal yang Kami lakukan bersamamu. Boleh dikatakan kami mengalami grafik penurunan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas dalam pelaksanaan ibadah-ibadah dalam Ramadhan Mu ya Allah.
Sudah saatnya kita melakukan peningkatan kuantitas serta kualitas ibadah Kita di Ramadhan tahun ini. Boleh jadi ini kesempatan terakhir kita bertemu dengan Ramadhan. Kesempatan terkahir untuk mendulang berkah di dalamnya.
Marhaban Ya Ramadhan.
Semoga kita menjumpai ramadhan kali ini dengan senyum.
Senyum kemenangan di tiap detiknya.

Monday, July 18, 2011

Slayer Sayang



Ini mengenai kain segi empat beraneka warna dan corak. Tidak kecil dan tidak juga besar, biasanya digunakan sebagai pelindung mulut dan hidung ketika berkendaraan roda dua. Dikenal dengan nama Slayer.

Benda ini sebenarnya biasa saja, namun buat saya memiliki arti lain.
Pekan lalu saya menerima sekaligus 4 slayer anyar, warna warni indahnya, putih, kuning, orange, dan merah jambu. Istri saya yang membelikan. Pesannya, ini dipakai tiap hari satu. Musti ganti slalu katanya.

Dari sekian banyak jenis pelindung mulut dan hidung, Dia memilihkan yang berbahan kain, alasannya biar mudah dicuci dan mudah digunakan.
Dulu saya tidak pernah memikirkan yang beginian. Tidak terlalu tertarik soal kebersihan dan keteraturan.

Ini bukan lagi mengenai kain segi empat beraneka warna dan corak. Ini soal kasih sayang kawan. Perhatian pasangan terhadap belahan hatinya.
Hal kecil terkadang membuat hidup lebih hidup. Saya membayangkan ketika berjibaku dijalan berslayer aneka warna, istri saya turut serta berkendara.

Saya kira hal-hal semacam ini yang meningkatkan temparatur sayang dihati tuk istri.

Lakukan hal-hal kecil sekarang maka Anda akan memperoleh hal-hal besar kemudian.

Thursday, June 16, 2011

Tentang mood

Beberapa ungkapan mengenai mood kerap terdengar.
“lg ga mood neeh”
“ntar za gw kerjain klo mood nya dah dateng”
Sepintas terlihat arti mood disana adalah suatu kemauan untuk melakukan sesuatu yang dipengaruhi oleh suasana hati.
Mood sudah sering menjadi kambing hitam, alasan ketika tidak menyelesaikan pekerjaan atau apapun pada seseorang.
Pokonya jika tidak dalam mood terbaik banyak hal-hal negatif yang biasanya ditimbulkan.
Berkebalikan dengan mood yang tidak baik, positive mood juga akan berbanding lurus dengan hal-hal positive yang dikerjakan.
Saya mencatat bahwa mood terkait erat dengan insiprasi. Keduanya berasal dari Allah.
Hanya Dia lah yang mampu menentukan apakah kita dalam mood yang baik atau sebaliknya. Hanya Dia. Semua tergantung kehendak Nya.
Naah, lalu bagaimana kita menentukan mood kita sendiri?
Seperti kehidupan secara keseluruhan semuanya sudah diatur, namun ada bagian kita yang tetap diperhitungkan dalam menjalani hidup tersebut.
Mengenai mood juga sudah ditentukan oleh Allah, tugas kita adalah berikhtiar tuk mendapat yagn terbaik.
Naaah tentang usaha untuk mendapat mood yang terbaik, ada beberapa hal yang saya lakukan:
1. Berdoa
2. Tidur lebih awal, bangun lebih awal tuk mood baiik dipagi hari
3. Dengerin lagu kesukaan dipagi hari
4. Minum kopi

Itu za, biasanya slalu in the mood klo salah satu atau beberapa itu dilakuin.
Selamat mencoba

Monday, January 03, 2011

Tentang cita-cita dan mimpi

Beberapa waktu lalu saya ikut pelatihan Professioonal PhoneCourtessy, diawal pelatihan trainer mengajarkan kepada saya tentang mimpi dan cita-cita, sungguh menarik.
Bagaimana seseorang bermimpi, bercita-cita merupakan turning point pembelajaran. Sungguh menarik sekali.
Dalam perjalanan mengenai mimpi dan cita-cita saya diingatkan kembali tentang apa-apa yang pernah menjadi mimpi dan cita-cita saya. Mimpi-mimpi yang belum terwujud, cita-cita yang belum tergapai.
Kemampuan membuat mimpi merupakan cikal bakal kesuksesan seseorang, tentunya dengan memperhatikan relatifitas dan kenisbisan mimpi-mimpi tiap orang yang berbeda.
Di Sekolah Dasar ketika ditanya “apa cita-citamu” spontan saya akan menjawab “Ingin menjadi orang yang berguna bagi Nusa, Bangsa dan Agama”, mantap sekali bukan?
Mimpi-mimpi di usia SD buat saya adalah mimpi-mimpi menjadi orang yang berguna, bagi lingkungan, bagi masyarakat apapun itu.
Entah menjadi dokter, astronot, mentri, arsitek, hansip, tukang buat jalan, penyuluh pertanian, guru ngaji dan lain-lainya.
Sebuah mimpi yang absurd yang berujung kelak dimasa depan, seolah berbicara menjadi apapun kelak tak masalah yang penting berguna bagi Nusa Bangsa dan Agama. Itu saja.
Lain di Sekolah Dasar lain ketika saya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Disana suasana puber anak tanggung kental terasa. Pertanyaannya masih sama “apa cita-citamu” spontan saya tidak akan menjawab “Ingin menjadi orang yang berguna bagi Nusa, Bangsa dan Agama”. Kali ini jawaban berbeda tentunya yang dikemukakan. Bisa menebak? Masih normatif, pengaruh lingkungan sangat berpengaruh, kebetulan waktu itu saya sangat tertarik dengan pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sejarah sehingga jawaban yang keluar dalam benak saya adalah “Saya akan menjadi profesor , klo ngga Astronot, ahli Biologi, fisikawan atau seorang arkeolog kalo ngga menjadi seorang sejarawan yang terkenal”.
Mantap sekali bukan?
Cita-cita fundamental yang menggebu dimasa itu. Matematika dan sejarah apapun menjadi hidangan wajib tiap hari. Mimpi waktu itu adalah kerja seperti orang-orang pintar di TV, di laboratorium atau diperpustakaan besar dengan berbagai macam peralatan yang waaah.
Zaman SMU klo ditanya mengenai cita cita dan mimpi sudah berbeda dengan zaman Sekolah Dasar ataupun SMP. Di masa SMU tingkat kedewasaan sudah berubah, levelnya lebih tinggi dibanding tingkat sebelumnya. Perumusan akan cita-cita dan mimpi lebih komfrehensif dan lebih detail dan terfokus.
Seperti sebelumnya jika disodorkan pertanyaan “apa cita-citamu?” jawaban kali ini lebih terarah, simple. “Saya ingin menjadi Kyai”!
Jangan tanya kenapa.
Waktu itu yang pasti teramat sangat ingin jadi Kyai.
Mimpinya adalah menjadi seorang orator seperti Sukarno, Zainudin, Abdulah Gymnastiar dkk.
Mimpi yang minimal bisa diwujudkan melalui khutbah jumat!
Cita-cita dan mimpi itu dinamis rupanya. Bisa berubah kapanpun. Dipengaruhi oleh keadaan dan lingkungan utamanya. Mulai dari cita cita “Ingin menjadi orang yang berguna bagi Nusa, Bangsa dan Agama” kemudian mimpi ingin “Saya akan menjadi profesor , klo ngga Astronot, ahli Biologi, fisikawan atau seorang arkeolog kalo ngga menjadi seorang sejarawan yang terkenal”, terakhir di masa SMU “ingin menjadi Kyai”.
Klo diperhatikan sangat-sangat berbeda satu sama lainnya. Bukti bahwa cita cita dan mimpi seorang dinamis.
Oh ya satu bulan lalu saya bercita cita dan bermimpi menjadi seorang penulis.
Tadi pagi saya bercita-cita sekaligus mimpi untuk menjadi kepala dari kepala sekolah. Saya ingin punya sekolah di tahun 2020.

Monday, November 01, 2010

Sulis


Sulis, sebut namanya seperti itu. Sulis karena dilahirkan hari selasa. Itu saja alasannya.

Kurang lebih usia 4 bulan, tidak sempat tumbuh lebih besar karena Allah berkehendak lain. Di hari selasa Allah berkehendak agar Sulis dikeluarkan dari rahim Ibundanya melalui proses kuret.

Sulis merupakan anak ketujuh dari 7 bersaudara yang jika (dengan izin Nya) dapat tumbuh bersama saling mengasihi.
Selasa lalu merupakan hari yang begitu kelam untuk bunda yang tidak sadar bahwa dirinya mengandung, juga tidak sadar bahwa dirinya mengalami keguguran.

Sulis yang tidak pernah diketahui jenis kelaminnya. Selain keinginan Bunda yang ingin memiliki anak perempuan. Sulis malang yang tidak sempat tumbuh menjadi besar. Menjadi buah hati bagi Bunda.

Sulis yang dilahirkan hari selasa dan berpulang di hari yang sama.

Sulis namanya.

Tuesday, July 27, 2010

Ucapan buat mu

Hari ini mungkin terasa spesial untuk kamu sayang. Hari yang menjadi penanda kamu ada di dunia. Hari yang bagi sebagian orang adalah istimewa. Hari yang senantiasa ditunggu tiap tahunnya untuk diperingati, dirayakan dengan segenap pernak pernik. Aku tau kamu tidak menyukai bentuk-bentuk perayaan, tidak suka akan kefoya-foyaan dan hura-hura. Kamu tuh lebih suka untuk sendiri pada saat-saat seperti ini.
Dalam kesendirian kamu lebih tenang untuk menafakuri arti keberadaan mu di dunia ini. Dalam sendiri kamu leluasa untuk berfikir mengenai hidup serta kehidupan kamu. Yaah begitulah kamu, saat-saat seperti ini memang kamu lebih baik unutk menyendiri, di luar kebiasaan kmu yang aktif sana sini.
Kamu sudah makan sayang? Jawabmu biasanya hanya senyum, pertanda kamu sedang tidak makan hari itu. Tapi jawabmu hari ini lain. Tidak seperti biasanya. Kamu bilang hari ini bukan hari yang biasa seperti hari untuk menahan diri dari makan dan minum. Kamu bilang beberapa orang sering berpuasa di hari kelahirannya, tidak untuk kamu. Tidak ada jenisnya yang seperti itu, tutur kamu beberapa saat kemudian.
Ya ya ya aku mengerti, sesuka kamu lah. Toh kamu tau aku pasti mengiyakan apa katamu.
Unutkmu yang selalu ceria, untukmu yang slalu enerjik, penuh beragam aksi, unutkmu yang senantiasa tersenyum dipagi hari mentari.
Untuk mu sayang, aku doakan yang terbaik untukmu.
Semoga engkau cepat menemukan apa yang kamu cari.
Sebuah ucapan tulus dariku semoga Allah merahmati sisa hidupmu, tentunya tidak berlebihan khan?

Wednesday, July 21, 2010

Informal Leader

Dalam kehidupan berorganisasi kerapkali struktur-struktur kepemimpinan yang telah ditetapkan secara legal formal kalah oleh kepemimpinan yang sifatnya tidak terstruktur, tidak legal atau dengan kata lain informal. Informal Leader barangkali itu istilah yang tepat unutk mengartikan kondisi dimaksud. Bentuk dari kepemimpinan informal adalah bias, tidak teratur namun kuat dan efektif.
Situasi dan kondisi sering menyebabkan sosok-sosok seperti ini tidak menempati posisinya, tidak berada pada posisi memimpin seperti naluriahnya. Dilahirkan untuk memipin barangkali ini istilah yang tepat untuk menggambarkan informal leadership. Tidak memerlukan media-media formal untuk menunjukan kekuasaanya. Bentuk dari kepemimpinan jenis ini bisa bermacam-macam, lingkup dan areanya pun bisa dimana saja dan kapan saja.

Dalam pemerintahan, organisasi-organisasi kemasyarakatan, partai politik, lingkungan kampus dan sekolah, masyarakat umum dan tempat-tempat lainnya informal leader muncul. Membentuk koloni-koloni tanpa identitas yang mampu bergerak secara efektif dan efisien. Pemimpin jenis ini pendapatnya didengar, perbuatannya kerap kali ditiru atau minimal dijadikan acuan serta parameter bagi yang lain. Hal inilah yang menyebabkan posisi informal leader kuat serta menentukan arah dari suatu organisasi.

Contoh informal leadership barangkali dapat kita lihat dilingkungan masing-masing. Di kantor misalnya, selain ada pemimpin-pemimpin mulai dari eselon IV hingga level Menteri juga banyak terdapat pemimpin-peminpin informal yang mampu merangkul, meraih simpati serta dapat menggerakan pegawai lainnya. Dalam suatu tim sepakbola istilah ini juga ditemukan. Dalam suatu tim ada pelatih, asisiten pelatih, kapten dan wakil kapten selain yang disebutkan tersebut ada pemain-pemain yang memiliki kharisma sebagai informal leader, yang pendapatnya di dengar serta disegani oleh rekan satu tim.

Keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya salah satunya adalah dengan tercipta suatu sinergi antara pemimpin-pemimpin formal dengan pemimpin-pemimpin informal. Sinergi keduanya akan menciptakan suatu energi dahsyat untuk membuat organisasi lebih maju. Sebaliknya kegagalan suatu organisasi tidak bisa dilepaskan dari tidak terciptanya sinergi antara pemimpin formal dan informal.

Be informal Leader?

Thursday, July 15, 2010

Tentang Jodoh

Istri saya menceritakan bahwa seorang teman wanitanya sudah pernah beberapa kali berhubungan dengan laki-laki, putus sambung begitu katanya, hingga akhirnya sekarang sendiri. Teman wanitanya yang lain bercerita bahwa dirinya belum pernah berhubungan dengan laki-laki, namun ingin segera bersuami. Lain ceritanya dengan temannya yang lain, pernah menjalin hubungan, namun putus ditengah jalan hingga tidak sampai ke jenjang pernikahan.

Pada lain kesempatan teman laki-laki saya menceritakan bahwa dia ingin segera menikah, namun masih belum ketemu wanita yang cocok. Dilain waktu saya berkesempatan berbincang dengan seorang teman (masih laki-laki), dialog denganya masih seputar wanita, katanya dia belum pernah menjalin hubungan secara intens dengan wanita, karena selalu tertolak katanya, belum ada yang mau dengannya (itu bahasa kasarnya). Ingat obrolan seperti ini saya jadi teringat teman (saya) juga, seorang laki-laki, dia sudah berulang kali menjalin hubungan dengan wanita, namun hingga saat ini tak menemui ujung, hingga akhirnya terkesan “malas”untuk mencari lagi.

Saya selalu mengatakan bahwa jodoh di tangan Tuhan, seperti semua hal yang terjadi di alam ini, dahulu, sekarang dan ke depan adalah semua ketentuan-Nya. Bahwa kita harus tunduk kepada ketentuan-Nya adalah keniscyaan dan sesuatu yang tidak terbantah. Namun, kita juga diperintahkan untuk berusaha. Bekerja, berdoa dan berserah diri kepada-Nya.

Dalam urusan jodoh, kadang saya berpikir, jodoh itu gampang-gampang susah. Di cari-cari hingga ke Ujung Berung pun tak didapat, malah hanya duduk manis dipelataran rumah, jodoh mendekat. Begitulah adanya memang perihal jodoh. Perihal perjodohan pertama yang dilakukan oleh manusia barangkali adalah ketika Nabi Adam (atas petunjuk Allah), menikahkan kedua pasangan kembar putra-putrinya satu sama lain yang tidak lahir berbarengan, yakni Habil dengan Iqlima, Qabil dengan Labuda. Dari mereka lah keturunan manusia memenuhi bumi hingga hari ini.

Kembali ke persoalan jodoh, melihat definisinya, Kamus Besar Bahasa Indonesia menyebutkan bahwa jodoh adalah orang yang cocok menjadi suami atau istri; sebagai pasangan hidup. Definisi yang rasanya mudah dicerna oleh tiap orang, cukup jelas. Di sekitar kita fenomena seputar jodoh sangat semarak. Dahulu mungkin masih teringat dibenak pikiran kita perjodohan lekat dengan Siti Nurbaya. Kini, biro-biro jodoh dapat kita temui dimana-mana bahkan reality show di televisi pun erat kaitannya dengan topik yang kita bicarakan kali ini.

Tiap orang menemukan jodohnya sesuai dengan apa yang telah digariskan Yang Maha Menentukan. Ada yang cepat ada pula yang berjalan dengan lambat. Ada yang melalui proses legal maupun yang kurang legal (jika tidak disebut ilegal). Sekali lagi semuanya telah dan akan ditentukan oleh Allah. Seorang teman terbaik saya, menceritakan bahwa terjadi kesalahan pola pikir pada umumnya orang mengenai jodoh dan pernikahan, utamanya pada kalangan awam. Anggapan bahwa dengan menikah akan menyelesaikan segala permasalahan dalam dirinya, mungkin berlepas dari beberapa tanggungjawab, padahal sungguh terbalik, menikah adalah amanah, amanah yang diberikan untuk lebih bertanggungjawab, bersekutu antara dua insan untuk mengumpulkan kebaikan keduanya dalam rangka menggapai ridho-Nya untuk kehidupan yang abadi kelak.

Saat ini jumlah wanita single lebih banyak ketimbang laki-laki single, ini asumsi saya saja, tanpa menampilkan data serta fakta yang akurat. Setidaknya hal ini tercermin dari jumlah rekan laki-laki dan wanita di sekitar saya yang belum menikah. Saya berasumsi bahwa hal utama yang menyebabkan lebih banyak wanita single dibanding laki-laki single adalah faktor tersebut, saya pernah mendengar bahwa salah satu ciri akhir dunia adalah bilamana jumlah wanita lebih banyak dibanding pria. Bagi kalangan laki-laki hal ini bukanlah suatu masalah. Hal ini, jika mendengar celotehan beberapa rekan wanita, menimbulkan rasa resah diantara mereka. Bagaimana tidak, pandangan umum disekitar terkadang mendeskriditkan rekan-rekan wanita yang belum ketemu jodohnya, apalagi bila dibarengi dengan usia yang melebihi fisiknya.

Saya berpendapat, sebenarnya ada beberapa hal yang dapat dilakukan dalam kondisi seperti ini oleh kaum wanita. Pertama, perbaiki diri terus menerus, Kedua, perbaiki sikap, kata serta tingkah laku, ketiga, berdoa dan berserah diri kepada Allah. Itu saja menurut saya.

Perihal bagaimana datangnya jodoh, biarkan saja cinta menemukan jalannya sendiri.

Boleh setuju boleh tidak dengan pernyataan di atas. Yang pasti akan sangat menyenangkan bila dapat membantu teman untuk menemukan jodohnya.

*Kebenaran hanya datang dari Allah, kesalahan dalam tulisan ini semata-mata karena keterbatasan pengetahuan penulis.